Kronologi Kasus LSMC 2023: dari Dana Rp24 Miliar hingga Rencana Pemeriksaan Eks Gubernur NTB

MATARAM, Lingkar.news Penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penyelenggaraan Lombok-Sumbawa Motocross Competition (LSMC) Tahun 2023 terus bergulir.

Sejumlah pejabat yang terlibat dalam proses pengambilan kebijakan mulai dimintai keterangan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB, termasuk mantan Penjabat Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi.

Berikut kronologi perkembangan kasus dugaan korupsi LSMC 2023.

  1. MXGP 2023 Digelar di Sumbawa

Pada Juni 2023, NTB menjadi tuan rumah ajang MXGP Samota di Kabupaten Sumbawa. Pemerintah Provinsi NTB mendapat dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata untuk mendukung penyelenggaraan event internasional tersebut.

  1. Anggaran Baru Tersedia setelah MXGP Selesai

Berdasarkan keterangan Lalu Gita Ariadi kepada penyidik, anggaran sekitar Rp24 miliar baru tersedia melalui APBN Perubahan pada September hingga Oktober 2023. Karena MXGP telah selesai dilaksanakan, anggaran tersebut tidak dapat digunakan untuk mengganti biaya penyelenggaraan yang telah berlangsung.

  1. Dana Dialihkan untuk LSMC 2023

Setelah dilakukan koordinasi dengan Kementerian Pariwisata, anggaran tersebut kemudian digunakan untuk penyelenggaraan Lombok-Sumbawa Motocross Competition (LSMC) 2023 yang digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi NTB.

  1. Ditemukan Persoalan Administrasi

Dalam perjalanan pelaksanaan kegiatan, hasil pemeriksaan internal menemukan sejumlah persoalan administrasi, termasuk adanya dugaan kelebihan pembayaran. Temuan tersebut kemudian menjadi bahan audit oleh Inspektorat.

  1. Muncul Temuan Sekitar Rp2,6 Miliar

Salah satu hasil pemeriksaan mengungkap adanya temuan sekitar Rp2,6 miliar yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan. Temuan tersebut selanjutnya menjadi bagian dari pendalaman aparat penegak hukum.

  1. Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Setelah melalui proses penyelidikan, Kejati NTB meningkatkan penanganan perkara ke tahap penyidikan. Penyidik mulai mengumpulkan alat bukti dan meminta keterangan sejumlah pihak yang mengetahui proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan kegiatan.

  1. Mantan Kepala Dinas Pariwisata Dipanggil

Sebagai bagian dari penyidikan, Kejati NTB menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Kepala Dinas Pariwisata NTB, Jamaluddin Malady, yang saat pelaksanaan LSMC bertanggung jawab pada aspek teknis kegiatan.

  1. Lalu Gita Jalani Pemeriksaan

Pada Kamis (2/7/2026), mantan Penjabat Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi memenuhi panggilan penyidik. Dalam pemeriksaan tersebut, ia menjelaskan kronologi pengalihan anggaran, hubungan LSMC dengan MXGP, serta mekanisme pelaksanaan kegiatan. Ia juga menyampaikan bahwa kewenangan teknis telah didelegasikan kepada Kepala Dinas Pariwisata melalui Surat Keputusan Gubernur.

  1. Zulkieflimansyah akan Dimintai Keterangan

Kejati NTB memastikan penyidikan masih terus berkembang. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati NTB, Muhammad Harun Al Rasyid, menyatakan mantan Gubernur NTB Zulkieflimansyah akan dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

“Salah satunya (Zulkieflimansyah), kita undang untuk klarifikasi menjadi saksi,” ujar Harun.

Hingga kini, penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan memeriksa para saksi untuk mengungkap secara utuh proses penyelenggaraan LSMC 2023. Belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini.

Jurnalis: Ichan
Editor: Basuki