Sumbawa Resmi Usulkan Pisah dari Provinsi NTB, Ini Alasannya

Mataram, Lingkar.news – Komite Percepatan Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (KP3S) secara resmi mengusulkan pemekaran wilayah demi mendekatkan akses pelayanan publik bagi sekitar 1,3 juta penduduk di Pulau Sumbawa.

Ketua KP3S, Sanusi, mengungkapkan bahwa hingga saat ini masyarakat di Pulau Sumbawa masih mengalami berbagai kendala terkait aksesibilitas layanan kesehatan, pendidikan, dan administrasi pemerintahan yang belum merata.

“Kondisi itu menjadi salah satu alasan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa agar pelayanan publik semakin dekat dan merata,” ujar Sanusi, Minggu (12/7/2026)

Sanusi menambahkan bahwa keterbatasan fasilitas kesehatan di Pulau Sumbawa seringkali memaksa pasien untuk melakukan rujukan ke rumah sakit di Pulau Lombok, yang menunjukkan urgensi pemerataan infrastruktur layanan dasar.

Ia menilai bahwa pembentukan provinsi baru akan memperpendek rentang kendali pemerintahan, sehingga masyarakat dapat menjangkau layanan dasar dengan lebih efisien dan mudah.

Menanggapi kendala fiskal yang sering dijadikan alasan pemerintah dalam penundaan daerah otonom baru, Sanusi menegaskan bahwa kebutuhan mendasar masyarakat harus menjadi prioritas utama negara di atas pertimbangan keterbatasan anggaran.

“Pemerintah seharusnya lebih mengutamakan kebutuhan pelayanan masyarakat, khususnya bagi sekitar 1,3 juta penduduk Pulau Sumbawa,” tegas Sanusi.

Kesimpulan dari aspirasi KP3S ini adalah agar pemerintah pusat melakukan evaluasi terhadap kebijakan otonomi daerah dengan menempatkan pemenuhan hak pelayanan publik masyarakat di atas keterbatasan fiskal. KP3S berharap Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap aspirasi ini demi pemerataan pembangunan.

Dalam perkembangannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebelumnya menyoroti bahwa kapasitas fiskal daerah di Nusa Tenggara Barat masih tergolong lemah karena ketergantungan yang tinggi terhadap transfer pemerintah pusat dibandingkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sementara itu, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyatakan bahwa pemerintah provinsi berkomitmen melakukan pemerataan pembangunan di Pulau Sumbawa melalui penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan fasilitas kesehatan, termasuk rencana pendirian fakultas kedokteran.

Pewarta: Ichan
Editor: Saiful Muhlis