KABUPATEN SUMBAWA BARAT, LINGKAR.NEWS – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat resmi menetapkan penggunaan sistem e-voting dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026.
Kebijakan inovatif ini mendapat sambutan positif dari salah satu bakal calon Kepala Desa Tua Nanga, Muliani, S.IP, yang menyatakan kesiapannya mengikuti seluruh tahapan pemilihan berbasis teknologi tersebut.
Muliani, yang digadang-gadang menjadi calon kepala desa termuda dengan keterwakilan perempuan pada Pilkades 2026, menilai langkah Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat di bawah kepemimpinan Bupati H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., sebagai upaya modernisasi demokrasi di tingkat desa.
Menurutnya, sistem e-voting merupakan solusi strategis untuk menciptakan proses pemilihan yang lebih transparan, jujur, dan efisien bagi masyarakat.
“Penerapan e-voting dapat meminimalkan surat suara tidak sah atau rusak, mempercepat proses penghitungan suara, serta mengurangi potensi kesalahan dalam rekapitulasi. Dengan sistem yang lebih cepat dan akurat, masyarakat juga dapat segera mengetahui hasil pemilihan sehingga kepercayaan terhadap proses demokrasi semakin meningkat,” ujar Muliani saat dikonfirmasi, Senin (3/8/2026).
Perempuan kelahiran 18 Juli 2001 ini menegaskan komitmennya untuk mematuhi seluruh regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.
Ia berharap, melalui sistem yang lebih modern ini, Pilkades di Desa Tua Nanga, Kecamatan Poto Tano, dapat berjalan dengan bersih, adil, dan berkualitas.
“Sebagai bakal calon, saya siap mengikuti seluruh tahapan pemilihan sesuai aturan yang berlaku. Bagi saya, yang terpenting adalah masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan bebas, dan siapa pun yang terpilih nantinya benar-benar merupakan pilihan rakyat yang sah,” pungkasnya.
Penulis : Sabaruddin, S.Pd / Pendamping Desa – Lokasi : (Desa Tua Nanga, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat)



