Mataram, Lingkar.news – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengungkapkan progres penjualan tiket ajang balap internasional MotoGP di Sirkuit Mandalika yang hingga saat ini telah mencapai 42 persen.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB, Ahmad Nur Aulia, pada Kamis (6/8/2026) memaparkan data tersebut berdasarkan laporan terbaru yang diterimanya dari pihak Injourney.
“Progres tiket informasi-nya sudah 42 persen. Itu informasi terakhir yang saya dapatkan dari Injourney,” ujarnya di Mataram, Kamis.
Aulia menegaskan bahwa meski waktu pelaksanaan balapan masih tersisa satu bulan lagi, pihaknya tetap optimistis angka penjualan tiket akan terus meningkat hingga hari pelaksanaan pada 9-11 Oktober 2026.
“Masih ada waktu untuk menjual tiket meski kita berharap ini bisa cepat lagi, tapi kita juga tidak memaksa karena bicara pasar. Meski begitu ini progres yang bagus kita dapatkan,” kata Aulia.
Sebagai kesimpulan, Pemprov NTB mengharapkan penjualan tiket mencapai target 100 persen dengan capaian penonton sebanyak 140-150 ribu orang, serta memastikan peningkatan konektivitas transportasi untuk mendukung kelancaran gelaran tersebut.
“Kalau tahun 2025 itu bisa 140 ribu lebih, kita harap untuk tahun ini bisa lebih dari itu. Tetapi, pada dasarnya bicara target pasti ada hitung-hitungannya. Karena kita beli tiket ini bicara juga tempat duduk. NTB sebagai tuan rumah tentunya progres-nya terus tumbuh, sehingga lebih baik dari tahun lalu, lebih bagus, lebih ramai, dan lebih berdampak (ekonomi),” terangnya.
Aulia menjelaskan bahwa konsep utama MotoGP tahun ini tidak banyak berubah. Namun, kehadiran dua pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama di kelas Moto3 dan Mario Aji di kelas Moto2, diharapkan menjadi daya tarik utama bagi para penonton.
“Tapi seperti apa teknis-teknis konsep kegiatan yang dilakukan pasti nantinya akan menyesuaikan, salah satunya soal parade pembalap,” ujar Aulia.
Untuk mengantisipasi lonjakan penonton, Pemprov NTB menekankan pentingnya penguatan akses transportasi, terutama penambahan frekuensi penerbangan langsung menuju Lombok dari berbagai daerah di Indonesia.
“Konektivitas ini pasti akan berdampak, karena akan ada ratusan ribu orang yang akan datang ke Lombok, baik melalui udara, darat, dan laut, khususnya dari daerah lain seperti Yogyakarta,” katanya.
Sebelumnya, Asisten 2 Setda Pemprov NTB, Lalu Moh Faozal, menjelaskan bahwa target total penonton selama tiga hari pelaksanaan MotoGP adalah 140 ribu orang.
“Target kita 65 ribu pada hari puncak. Total tiga hari sekitar 140 ribu. Itu target, tapi semoga bisa lebih,” ujarnya.
Pewarta: Ichan
Editor: Saiful Muhlis



