Perkuat Sinergi, Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten Sumbawa Gelar Diskusi Lintas Batas Kecamatan

SUMBAWA, LINGKAR.NEWS – Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Sumbawa menggelar diskusi lintas batas kecamatan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pendampingan desa di Kota Sumbawa, Selasa (11/8/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Desa Labuan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas ini menjadi wadah bagi para pendamping dari lima kecamatan, yakni Alas Barat, Empang, Tarano, Labuhan Badas, dan Ropang, untuk bertukar gagasan terkait dinamika pembangunan desa.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas diri serta merumuskan strategi pendampingan yang lebih adaptif terhadap tantangan di lapangan. Sejumlah TPP yang hadir dalam pertemuan tersebut di antaranya Yuda, Ade Isnaini, Sulaiman, Dery, Imron Wahyudi, Lutfi Ali, dan Karma.

Melalui diskusi ini, para pendamping saling berbagi pengalaman mengenai perbedaan karakter wilayah, potensi, serta kebutuhan spesifik di masing-masing kecamatan tempat mereka bertugas.

Menurut para peserta, diskusi lintas batas memiliki arti strategis karena setiap wilayah memiliki tantangan yang berbeda. Dengan berbagi pengalaman, para pendamping dapat memperkaya perspektif dan menemukan pendekatan yang lebih tepat dalam menjalankan tugas pendampingan di desa.

Selain menjadi ruang diskusi profesional, pertemuan ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antar-pendamping yang selama ini disibukkan dengan aktivitas di wilayah masing-masing.

Terkait keberlanjutan program ini, para pendamping berharap forum tersebut dapat terus dipertahankan sebagai sarana pertukaran pengetahuan.

“Diskusi lintas batas kecamatan ini diharapkan dapat menjadi ruang yang terus hidup untuk bertukar pengetahuan, pengalaman, dan strategi. Dengan komunikasi yang semakin kuat, para pendamping diharapkan mampu menghadirkan pendampingan yang lebih responsif, konstruktif, dan sesuai dengan kebutuhan desa,” ujar salah satu perwakilan TPP dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan ini menegaskan bahwa efektivitas pendampingan desa tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga pada kuatnya jejaring dan sinergi antar-pendamping. Diharapkan, hasil dari diskusi ini dapat diimplementasikan untuk mendorong kemajuan desa yang lebih optimal di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Penulis : Lutfi Ali / Penggiat Desa – Lokasi : (Kabupaten Sumbawa)