Lindungi Mata Air Penting, Bappenas Tanam 10 Pohon Beringin di Pos 2 Gunung Rinjani

Mataram, Lingkar.news – Sekretariat Nasional Sustainable Development Goals (SDGs) Kementerian PPN/Bappenas menegaskan komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan penguatan ekonomi lokal melalui kunjungan lapangan serta penanaman pohon di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).

Kepala Sekretariat Nasional SDGs Bappenas Pungkas Bahjuri pada Kamis (29/10) menjelaskan, penanaman pohon beringin dilakukan di Pos 2 jalur pendakian Sembalun. Lokasi tersebut memiliki sumber mata air penting yang perlu dijaga kelangsungannya.

Sebanyak 10 bibit pohon beringin ditanam dalam kegiatan tersebut. Aksi ini menjadi wujud implementasi Goal 15 SDGs yang berfokus pada pelindungan dan pemulihan ekosistem daratan.

“Kami harapkan pohon beringin ini bisa memberikan perlindungan untuk menjaga mata air tetap terus berkelanjutan. Jadi, SDG 15 di sini berkaitan dengan Goal 15, yaitu ekosistem daratan. Selain menjaga kelestarian lingkungan dan vegetasi” kata Pungkas.

Ekowisata Rinjani untuk Penguatan Ekonomi Lokal

Selain pelestarian lingkungan, Pungkas menekankan bahwa kegiatan ini selaras dengan Goal 8 SDGs terkait pertumbuhan ekonomi. Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani dinilai memiliki daya tarik wisata tinggi yang mampu mendorong pembangunan ekonomi kerakyatan.

“Jadi melalui konsep ekowisata berkelanjutan. Konsep ini bertujuan menjaga kelestarian alam sekaligus mendatangkan manfaat ekonomi langsung bagi pihak balai maupun masyarakat yang terjun di lapangan,” kata Pungkas.

Menurut Pungkas, keberhasilan pengelolaan kawasan membutuhkan kolaborasi erat antara pihak taman nasional, pemerintah pusat, pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat sekitar. Universitas Mataram juga dilibatkan untuk penguatan kajian dan pemberdayaan.

“Melalui pendekatan yang komprehensif, Seknas SDGs Bappenas berharap ekosistem daratan, lautan, serta kehidupan sosial-ekonomi di kawasan Lombok dapat terus terjaga secara selaras tanpa merusak lingkungan,” tutur Pungkas.

Capaian SDGs Indonesia

Sebelumnya, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyebut capaian indikator tujuan pembangunan berkelanjutan Indonesia jauh lebih baik dibandingkan dengan catatan Asia Pasifik maupun global.

PPN/Bappenas mengklaim capaian SDGs Indonesia telah menyentuh 62 persen dengan 13 indikator yang menunjukkan kemajuan. Sementara itu, 24 persen indikator lainnya masih berada dalam kategori merah.

Dari hasil tersebut, Indonesia kini menempati peringkat ke-77 dari 167 negara di dunia. Posisi itu naik 25 peringkat dibandingkan dengan 2019.

Pewarta: Ichan
Editor: Saiful Muhlis