6.100 Dapur Mitra BGN Disuspend, Pengamat Sebut Ada Ketidakadilan Struktural

LOMBOK TIMUR, LINGKAR.NEWS – Sebanyak 6.100 dapur mitra Badan Gizi Nasional (BGN) dilaporkan mengalami penutupan operasional atau suspend secara massal per 2 November 2026.

Kebijakan ini dipicu oleh persoalan Laporan Pertanggungjawaban Dana Operasional (LPDH) yang dinilai tidak seharusnya membebani pihak mitra, mengingat tanggung jawab administratif tersebut berada di bawah kendali Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (KA SPPG) selaku pegawai BGN.

Penutupan ribuan dapur ini memicu polemik karena mitra merasa menjadi pihak yang dikorbankan atas carut-marut manajerial internal.

Bung Mawenk, selaku pemerhati masyarakat desa, menyatakan bahwa sanksi suspend yang dijatuhkan kepada mitra merupakan bentuk ketidakadilan sistemik, di mana kesalahan struktural birokrasi justru dibebankan kepada pihak mitra yang telah berinvestasi tenaga dan modal.

“Kemitraan yang seharusnya dibangun atas dasar prinsip kesetaraan dan transparansi kini justru mencederai nurani keadilan publik. Praktik menjadikan mitra sebagai kambing hitam atas masalah administratif menunjukkan adanya cacat serius dalam tata kelola pengawasan di tubuh BGN,” ujar Bung Mawenk saat dikonfirmasi, Senin (2/11/2026).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa relasi kuasa yang timpang ini berpotensi meruntuhkan kepercayaan publik terhadap program strategis nasional tersebut.

Pihaknya mendesak agar kebijakan suspend massal ini segera ditinjau ulang, terutama bagi dapur-dapur mitra yang tidak melakukan pelanggaran substansial.

“Kami meminta pemulihan hak dan operasional bagi mitra yang terdampak. Evaluasi menyeluruh harus dilakukan agar kesalahan manajerial internal tidak lagi ditimpakan kepada pihak yang tidak bersalah, demi menyelamatkan kelangsungan program serta mencegah kerugian yang lebih masif bagi tenaga kerja dan masyarakat luas,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak BGN terkait langkah evaluasi atas kebijakan suspend massal yang berdampak pada ribuan dapur mitra di berbagai wilayah tersebut.

Penulis : Bung Mawenk / Pemerhati Masyarakat Desa – Lokasi : (Desa Masbagik Utara Baru, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur)