Mataram, Lingkar.news – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban insiden terbakarnya kapal penumpang KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat, terus berlanjut hingga Kamis (13/08/2026).
Kantor SAR Mataram bersama Kantor SAR Denpasar memperluas area pencarian dengan mengerahkan alat utama berupa KN SAR Arjuna dan RIB 02 Mataram. Penyisiran dilakukan dari lokasi kejadian menuju ke arah barat daya, sekaligus melakukan pemapelan atau siaran informasi kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar perairan Selat Lombok.
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi mengatakan, “Tim SAR Gabungan kini memfokuskan pencarian pada lima orang penumpang yang dilaporkan masih belum ditemukan.”
Terkait progres evakuasi, Muhamad Hariyadi menjelaskan, “Hingga Kamis (13/08/2026), total korban yang telah berhasil dievakuasi berjumlah 212 orang, dengan rincian 211 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia.”
Operasi SAR ini melibatkan sinergi berbagai pihak, mulai dari Basarnas, Lanal Mataram, Polda NTB, KSOP Lembar, hingga instansi kesehatan dan Jasa Raharja. Sebagai langkah optimalisasi pencarian, tim SAR menjalankan metode penyisiran fisik di permukaan air serta koordinasi intensif dengan jalur pelayaran.
Muhamad Hariyadi menambahkan, “Selain penyisiran langsung, kami juga menginstruksikan pemapelan kepada kapal-kapal yang melintas di Selat Lombok agar dapat memberikan bantuan awal atau segera menginformasikan ke posko apabila menemukan korban.”
Pewarta: Ichan
Editor: Saiful Muhlis



