Lombok Barat, Lingkar.news – Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Barat secara resmi mengukuhkan 1.500 relawan sebagai langkah strategis dalam memperkuat konsolidasi untuk memenangkan pemilu legislatif dan pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2029. Prosesi pengukuhan ini dilaksanakan di GOR Gerung, Lombok Barat, Sabtu (1/8/2026).
Koordinator Wilayah DPP PAN untuk Bali dan NTB, Muazzim Akbar, menyampaikan bahwa PAN memiliki target ambisius untuk menempati posisi empat besar nasional pada pemilu legislatif mendatang. Hal ini dilakukan agar partai memiliki posisi tawar yang cukup kuat untuk mengusung kader sendiri sebagai calon presiden maupun wakil presiden.
Secara nasional, PAN menargetkan memperoleh sedikitnya 65 hingga 70 kursi di DPR RI, agar bisa memiliki posisi strategis dalam mengusung calon presiden maupun wakil presiden.
Muazzim menegaskan bahwa prioritas utama partai adalah mencalonkan Zulkifli Hasan sebagai calon presiden atau wakil presiden. Untuk merealisasikan target tersebut, ia menekankan pentingnya sinergi dalam memenangkan kursi di semua tingkatan, mulai dari DPR RI, DPRD provinsi, hingga DPRD kabupaten/kota.
Ini harus kira satukan bagaimana memenangkan calon legislatif dan merebut kursi dimulai dari DPR RI, DPRD provinsi hingga kabupaten/kota.
Para relawan yang baru saja dikukuhkan tersebut berasal dari tiga wilayah di Pulau Lombok, yakni Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, dan Kabupaten Lombok Barat.
Yang kita kukuhkan hari ini 1.500 orang. Tapi, untuk tiga wilayah ini nantinya kita siapkan 4.000 orang.
Sebagai langkah penutup, Muazzim menekankan bahwa perjuangan politik PAN tidak hanya berorientasi pada kemenangan elektoral, melainkan upaya konkret dalam menghadirkan keadilan sosial dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat sebagai bentuk kesejahteraan nyata.
Tujuan akhir perjuangan ini adalah menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia serta membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Mengenai mekanisme kerja lapangan, relawan dibebankan tugas untuk melakukan konsolidasi, sosialisasi, hingga bertugas sebagai saksi di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Strategi utamanya adalah menempatkan satu relawan di setiap TPS dengan target perolehan suara yang signifikan melalui pendekatan basis massa.
Karena target kita tinggi, basis relawan yang kita siapkan pun satu relawan per TPS. Jadi, setiap TPS ada relawan PAN.
Jadi, seluruh relawan yang sudah dikukuhkan kami minta segera bekerja.
Pewarta: Ichan
Editor: Saiful Muhlis



