MATARAM, Lingkar.news – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyambut baik rencana pembukaan rute penerbangan internasional baru dari Darwin, Australia, menuju Lombok oleh salah satu maskapai nasional.
Rute ini dinilai akan mempermudah akses sekaligus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke NTB.
“Adanya rencana ini tentu tidak lain untuk memudahkan konektivitas wisatawan datang ke daerah kita,” kata Kepala Dinas Perhubungan NTB, Ervan Anwar, di Mataram, Jumat (30/1/2026).
Dorong Konektivitas Langsung dari Australia
Ervan menjelaskan, rencana pembukaan rute Darwin–Lombok sejalan dengan harapan Gubernur NTB yang mendorong penguatan konektivitas udara langsung dari Australia.
Hal ini dinilai penting mengingat tingginya kunjungan wisatawan asal Australia ke NTB, yang berdampak positif terhadap pergerakan ekonomi daerah, khususnya sektor pariwisata.
“Dibukanya rute penerbangan internasional ini diharapkan memudahkan wisatawan mancanegara datang ke NTB tanpa harus transit di daerah lain, sehingga jumlah kunjungan bisa semakin meningkat,” ujarnya.
Terkait dukungan pemerintah daerah, Ervan menyebutkan bahwa peran Pemprov NTB lebih difokuskan pada aspek promosi pariwisata. “Tugas kita bantu-bantu di promosi,” ujarnya
Bandara Bizam Perkuat Jalur Internasional
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata NTB, Ahmad Nur Aulia, mengatakan rencana pembukaan rute Darwin–Lombok merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas internasional melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (Bizam).
“Alhamdulillah, TransNusa memiliki keinginan membuka jalur penerbangan internasional ke Lombok. Salah satu fokusnya adalah dari Australia,” kata Aulia.
Dengan hadirnya pembukaan penerbangan Lombok-Australia ini, Aulia berharap pemerintah kabupaten/kota di NTB juga ikut menguatkan konektivitas tersebut.
“Pembukaan rute internasional ini diharapkan berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, okupansi kamar hotel, dan lama tinggal wisatawan yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.
Target Kunjungan Wisatawan NTB 2026
Aulia menyebutkan, sesuai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), jumlah kunjungan wisatawan ke NTB pada 2026 ditargetkan mencapai 2,55 juta orang, meningkat dari target 2025 sebesar 2,3 juta orang.
“Banyak indikator yang mendukung, mulai dari program pemerintah pusat hingga tren peningkatan kunjungan pascapandemi COVID-19 yang terus menunjukkan grafik naik,” ungkapnya.
Ia optimistis pariwisata NTB akan terus tumbuh pada 2026 seiring penguatan destinasi, akomodasi, promosi, serta dukungan konektivitas transportasi, termasuk rencana pembukaan rute internasional pada akhir Februari mendatang.
“Ini menjadi ikhtiar bersama agar pariwisata tidak hanya mengejar target angka, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Aulia.
Jurnalis: Ant
Editor: Basuki



