Permintaan Elpiji di NTB Melonjak, Pertamina Tambah Pasokan 88.200 Tabung

Mataram, Lingkar.news – Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi di Nusa Tenggara Barat, baik BBM maupun elpiji dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat selama liburan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan selama momen perayaan ini, stok BBM dan elpiji dipastikan dalam kondisi aman tercukupi dan seluruh infrastruktur telah disiagakan.

“Pada momen perayaan ini, produk elpiji menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat. Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran di luar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat,” ujarnya melalui keterangan di Mataram, Selasa (16/6/2026).

Di sisi lain untuk layanan BBM, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus akan melaksanakan build up stock sesuai kebutuhan dan pengecekan sarfas SPBU secara intensif berikut pengecekan aspek Quantity and Quality (QQ) BBM.

“Pertamina juga tetap siap di lokasi untuk memastikan penyaluran BBM dan elpiji berjalan lancar,” tegas Ahad.

Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan penyaluran fakultatif hingga 59 persen dari rata-rata penyaluran harian dengan jumlah 88.200 ribu tabung untuk seluruh NTB. Jumlah ini diharapkan dapat mencukupi kebutuhan aktivitas masyarakat sehingga masyarakat dapat menikmati momen perayaan kali ini dengan tenang.

Ahad juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok energi dalam kondisi aman dan tercukupi, serta mengimbau masyarakat untuk tidak memborong dan tetap membeli secara bijak sesuai kebutuhan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama elpiji. Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” ucapnya.

Pertamina juga mengajak masyarakat untuk dapat menggunakan elpiji sesuai peruntukannya, di mana elpiji 3 kilogram merupakan produk subsidi yang ditujukan khusus masyarakat yang kurang mampu serta menggunakan elpiji non subsidi (Brightgas) bagi masyarakat mampu.

“Bagi masyarakat dan pelanggan setia Pertamina yang membutuhkan informasi terkait produk dari Pertamina dapat memanfaatkan layanan Pertamina Contact Center di nomor 135,” katanya. (rara-lingkar.news)