LOMBOK TENGAH, Lingkar.news – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyalurkan bantuan peternakan kepada puluhan kelompok ternak di berbagai kecamatan.
Bantuan berupa ribuan ayam petelur, pakan, hingga pembangunan kandang itu diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan dan stunting.
Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah mengatakan program tersebut dibiayai dari APBD melalui Dana Alokasi Umum (DAU) serta dana pokok pikiran (pokir) tahun anggaran 2026.
“Program bantuan ini menyasar puluhan kelompok ternak di sejumlah kecamatan untuk meningkatkan produktivitas, pendapatan masyarakat, sekaligus mendukung penurunan angka kemiskinan dan stunting,” kata Nursiah, Sabtu (1/8/2026).
Menurutnya, seluruh penerima bantuan telah memenuhi persyaratan administrasi, mengajukan proposal, serta lolos verifikasi lapangan sebelum ditetapkan sebagai penerima.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan kapasitas kelompok ternak dalam mengembangkan usaha peternakan sehingga omzet dan keuntungan mereka terus bertambah.
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, kata dia, juga akan melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan bantuan dimanfaatkan sesuai tujuan.
“Kalau hari ini kami serahkan, nanti akan terus dievaluasi perkembangan kelompoknya, termasuk perkembangan ternaknya. Program ini tidak berhenti setelah bantuan diberikan, tetapi akan terus dilanjutkan,” ujarnya.
Untuk mencegah penyalahgunaan, termasuk kemungkinan ternak dijual oleh penerima, pengawasan dilakukan sejak awal dengan melibatkan aparat pengawas, termasuk Inspektorat.
Berdasarkan data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lombok Tengah, bantuan dari APBD 2026 meliputi pembangunan kandang ayam petelur untuk 10 kelompok di Kecamatan Pujut, Praya Barat, Praya Timur, Praya Tengah, dan Praya.
Selain itu, pemerintah menyalurkan 3.260 ekor pullet ayam petelur kepada lima kelompok di Kecamatan Pujut, Praya Barat, dan Praya Tengah. Bantuan lainnya berupa 2.900 kilogram pakan ayam untuk satu kelompok di Praya Barat serta pembangunan kandang ayam pedaging untuk satu kelompok.
Sementara itu, bantuan yang bersumber dari dana pokok pikiran (pokir) 2026 mencakup 10.960 kilogram pakan konsentrat untuk tiga kelompok, pakan ayam grower untuk tiga kelompok, serta pullet ayam petelur bagi 14 kelompok.
Pemerintah juga menyalurkan bantuan ayam KUB kepada enam kelompok, pakan ayam kampung untuk enam kelompok, satu unit gasolek, pembangunan empat kandang sapi, 23 kandang ayam petelur, dan tiga kandang ayam broiler.
Nursiah berharap bantuan tersebut mampu memperkuat usaha peternakan masyarakat sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga dan penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah.
Jurnalis: Ichan
Editor: Basuki



