BPS: Kunjungan Turis Mancanegara ke NTB Turun 7,57 Persen

Mataram, Lingkar.news – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat wisatawan asal Malaysia menjadi penyumbang terbesar kunjungan turis asing yang masuk ke wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Bandara Lombok sepanjang Mei 2026, Rabu (1/7/2026).

Kepala BPS NTB Wahyudin menyatakan bahwa Malaysia menduduki posisi teratas sebagai negara asal turis terbanyak yang masuk melalui Bandara Lombok dengan jumlah mencapai 2.812 orang.

Sepanjang Mei 2026, total kunjungan turis asing yang masuk melalui Bandara Lombok tercatat sebanyak 7.987 orang. Mayoritas dari angka tersebut didominasi oleh wisatawan asal Malaysia dengan kontribusi sekitar 35 persen, diikuti oleh wisatawan asal Singapura sebanyak 950 orang dan Perancis sebanyak 551 orang.

Wahyudin menjelaskan bahwa tingginya minat turis asal Malaysia untuk berlibur ke NTB dipengaruhi oleh ketersediaan akses penerbangan langsung dari Bandara Lombok menuju Kuala Lumpur dan sebaliknya. Hal ini memberikan kemudahan mobilitas bagi wisatawan untuk mengunjungi destinasi di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa.

Berdasarkan data kawasan, kunjungan wisatawan mancanegara didominasi dari wilayah ASEAN sebanyak 4.030 orang, diikuti oleh Eropa sebanyak 2.489 orang, Asia di luar ASEAN 858 orang, Amerika 324 orang, Oseania 207 orang, Afrika 72 orang, dan Timur Tengah tujuh orang.

Wisatawan mancanegara paling tinggi dari ASEAN dan jika dilihat lebih detail mayoritas dari mereka berasal dari Malaysia.

Pemerintah Provinsi NTB saat ini terus menggenjot promosi pariwisata ramah Muslim serta destinasi wisata berkualitas sebagai langkah strategis untuk menarik lebih banyak kunjungan wisatawan asal Negeri Jiran tersebut.

Meski Malaysia menjadi pasar utama, BPS mencatat adanya penurunan total kunjungan wisatawan mancanegara ke NTB pada Mei 2026 sebesar 8,05 persen dibandingkan April 2026 yang mencapai 8.686 orang. Secara tahunan, kunjungan turis asing juga mengalami penurunan sebesar 7,57 persen dibandingkan Mei 2025 yang tercatat sebanyak 8.641 orang.

Pewarta: Ichan
Editor: Saiful Muhlis