KABUPATEN SUMBAWA BARAT, LINGKAR.NEWS – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar rapat koordinasi harmonisasi Indeks Desa tahun 2026 bersama Tim Tenaga Pendamping Profesional (TPP) P3MD, camat, sekretaris desa, serta operator desa se-Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai 17 hingga 22 Juli 2026, dipusatkan di Kantor Bappeda Kabupaten Sumbawa Barat guna mempercepat pemutakhiran data Indeks Desa sebagai acuan perencanaan pembangunan daerah.
Rapat koordinasi ini menjadi langkah strategis kolaborasi antara pemerintah daerah, kecamatan, dan desa dalam memastikan validitas data Indeks Desa tahun 2026. Selama kegiatan berlangsung, forum berjalan interaktif dengan sesi diskusi mendalam serta tanya jawab terkait teknis pemutakhiran data yang mencakup enam dimensi utama pembangunan desa.
Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Sumbawa Barat menegaskan bahwa akurasi data hasil inputan sangat krusial. Menurutnya, data yang valid akan memberikan gambaran nyata kondisi desa yang nantinya menjadi fondasi utama dalam menyusun perencanaan pembangunan desa pada tahun anggaran berikutnya.
“Tingkat akurasi dan validitas data hasil inputan pemutakhiran data Indeks Desa tahun 2026 sangat membantu dalam memotret keadaan desa sesuai dengan enam dimensi yang bisa dijadikan dasar perencanaan desa tahun anggaran berikutnya,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Kabupaten TPP P3MD Kabupaten Sumbawa Barat, Ktut Aini Hetty Achjar, SE, menekankan pentingnya kesamaan persepsi di antara seluruh operator dan perangkat desa. Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dapat bekerja secara cermat agar data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi lapangan.
“Harus ada penyamaan persepsi dan validitas data yang diinput sehingga data tersebut akurat untuk dijadikan dasar perencanaan RKPDes tahun anggaran berikutnya,” tegas Ktut Aini.
Kegiatan ini diharapkan mampu meminimalisir kesalahan input data sehingga kebijakan pembangunan yang diambil oleh pemerintah, baik di tingkat desa maupun kabupaten, dapat tepat sasaran dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Penulis : Sahlan (Pendamping Desa) – Lokasi : (Desa Meraran, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat)



