LOMBOK TIMUR, LINGKAR.NEWS – Pemerintah Desa Jeruk Manis, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027, Senin (21/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Jeruk Manis ini difokuskan pada strategi optimalisasi potensi desa guna meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) di tengah keterbatasan anggaran.
Musrenbangdes dihadiri oleh unsur Pemerintah Kecamatan Sikur, Pendamping Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta elemen terkait lainnya.
Kepala Desa Jeruk Manis, Nasipudin, S.E., menegaskan bahwa penurunan alokasi dana desa menuntut pemerintah desa untuk lebih selektif dalam menentukan skala prioritas pembangunan pada tahun 2027 mendatang.
“Musyawarah ini merupakan ajang untuk kita merembukkan apa yang akan kita bangun di tahun 2027. Karena dana desa masih berkurang, tentu pembangunan dan kegiatan yang biasa kita kerjakan harus dikurangi,” ujar Nasipudin dalam sambutannya.
Meski anggaran terbatas, Nasipudin menekankan bahwa sektor pertanian dan pariwisata tetap menjadi prioritas pengembangan. Ia mencontohkan pengelolaan Wisata Air Terjun Tibu Bunter sebagai langkah awal pemanfaatan potensi lokal.
Selain itu, pihak desa juga telah menjalin kerja sama dengan Universitas Mataram (UNRAM) untuk mendukung pengembangan sektor tersebut secara berkelanjutan dengan tetap menjaga nilai adat dan budaya setempat.
Senada dengan hal tersebut, TPP Kecamatan Sikur, Munawir Haris, mendorong pemerintah desa untuk membangun sarana dan prasarana yang mampu memberikan dampak ekonomi langsung.
“Bangunlah sesuatu yang mendatangkan uang kembali dari apa yang kita bangun sehingga bisa menjadi PADes meskipun anggaran kita sedikit,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua BPD Desa Jeruk Manis, H. Suparli Mansur, S.Pd.I., menyoroti pentingnya realisasi program yang tepat sasaran. Ia berharap pemerintah desa mampu meminimalisir ketergantungan pada dana desa dengan menciptakan inovasi yang menghasilkan pendapatan mandiri.
Di sisi lain, Plt. Kasi PMD Kecamatan Sikur, Novy Kuswardani, S.H., yang mewakili Camat Sikur, mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah serta memastikan penggunaan dana desa tetap memprioritaskan penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem.
Kegiatan diakhiri dengan pembahasan draf RKPDes 2027 melalui sesi diskusi dan penyerapan aspirasi masyarakat. Pemerintah Desa Jeruk Manis berharap hasil musyawarah ini mampu menghasilkan program pembangunan yang efektif, berorientasi pada kebutuhan warga, serta mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi potensi desa.
Penulis : Al Mawardi / Pendamping Desa – Lokasi : (Desa Jeruk Manis, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur)



