LOMBOK BARAT, LINGKAR.NEWS – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sejahtera Desa Banyu Urip, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, resmi mengembangkan unit usaha produktif budidaya ayam petelur guna mendukung program ketahanan pangan nasional berbasis potensi lokal. Inovasi yang mulai dioptimalkan pada Sabtu (11/7/2026) ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan hewani, memperkuat perekonomian desa, sekaligus menciptakan sumber pendapatan berkelanjutan bagi Pendapatan Asli Desa (PADes).
Direktur BUMDes Sejahtera, Jaswan, mengungkapkan bahwa operasional unit usaha ayam petelur saat ini menunjukkan progres yang signifikan dengan tingkat produktivitas yang terus meningkat. “Produksinya terus bertambah setiap hari, saat ini sudah mencapai 85 persen dengan umur ayam 7 bulan. Program ini akan menjadi usaha yang prospektif untuk ketahanan pangan desa,” ujar Jaswan saat dikonfirmasi terkait perkembangan unit usaha tersebut.
Pengembangan usaha ayam petelur ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumsi telur bagi masyarakat Desa Banyu Urip dan wilayah sekitarnya. Selain aspek pemenuhan pangan, program ini juga diproyeksikan mampu membuka lapangan kerja baru serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan aset desa. Pendamping Desa, Syamsul Hadi, S. Psi., menambahkan bahwa langkah ini merupakan implementasi nyata dari kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui optimalisasi potensi desa.
Pemerintah Desa bersama pengelola BUMDes Sejahtera berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas manajemen usaha, mulai dari standar pemeliharaan ternak, manajemen produksi, hingga strategi pemasaran hasil panen. Dengan dukungan berbagai pihak, unit usaha ini diharapkan dapat berkembang secara optimal dan menjadi model pengembangan ekonomi desa yang produktif, mandiri, serta berkelanjutan di masa depan.
Penulis : Syamsul Hadi, S. Psi (Pendamping Desa – Lokasi : Desa Banyu Urip, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat)



