Dinas Perikanan Mataram Kucurkan Rp1,7 Miliar untuk 133 Kelompok Budidaya Ikan

Mataram, Lingkar.news – Dinas Perikanan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mulai mendistribusikan bantuan sarana prasarana budidaya ikan air tawar serta alat pascapanen kepada kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan), Kamis (24/09/2026).

Kepala Bidang Budidaya Perikanan Dinas Perikanan Kota Mataram, Leo Amri Saleh, mengatakan bahwa anggaran pelaksanaan program bantuan tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2026 dengan total nilai mencapai Rp1,70 miliar.

“Dengan target sasaran sekitar 133 kelompok budidaya ikan air tawar se-Kota Mataram,” kata Leo.

Menurut Leo, bantuan yang diberikan mencakup 5.500 ekor bibit ikan nila dan 22 sak pakan per kelompok. Bantuan ini disalurkan ke lima kecamatan, yakni Mataram, Selaparang, Ampenan, Cakranegara, dan Sandubaya, dengan target rampung pada akhir September 2026.

“Jenis bibit ikan yang kami berikan khusus ikan nila, itu sesuai permintaan dan kebutuhan pasar pembudidaya lokal,” ujar Leo.

Ia menjelaskan, kelompok budidaya cenderung memilih ikan nila karena memiliki nilai gizi dan ekonomi yang tinggi, serta memiliki permintaan pasar yang lebih besar dibandingkan jenis ikan air tawar lainnya seperti lele, patin, atau bawal.

Selain benih dan pakan, Dinas Perikanan juga menyediakan alat pascapanen berupa mesin air, timbangan digital, cangkul, sekop, keranjang panen, serta gentong penampungan untuk mendukung operasional pembudidaya.

“Bantuan disalurkan kepada kelompok pembudidaya penerima manfaat sesuai kriteria pendataan yang sudah kami lakukan sebelumnya,” jelasnya.

Pemberian bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta volume produksi ikan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal, meningkatkan kesejahteraan ekonomi pembudidaya, serta memperkokoh kapasitas kelembagaan kelompok.

Leo memaparkan bahwa hingga triwulan pertama 2026, produksi ikan budidaya di Kota Mataram mencapai 72.733 kilogram, yang didominasi oleh ikan nila sebanyak 46.602 kilogram.

“Sedangkan angka konsumsi ikan di Kota Mataram berdasarkan data terakhir tahun 2025, tercatat sebesar 55,89 kilogram per kapita per tahun,” pungkasnya.

Pewarta: Ichan
Editor: Saiful Muhlis