SUMBAWA, LINGKAR.NEWS – Kepala Desa Labuhan Burung, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa, Iwan Iskandar Putra, mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) nasional secara daring bertajuk “Sinergi Komunikasi Bum Desa dalam Membangun Citra Positif dan Berdaya Saing” dari ruang kerja kantor desa setempat, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan strategis yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut, menjadi wadah bagi pemerintah desa dan pengelola Badan Usaha Milik Desa (Bum Desa) guna memperkuat pemahaman tentang pentingnya komunikasi publik demi mendongkrak kepercayaan masyarakat dan daya saing ekonomi lokal.
FGD tingkat nasional ini diselenggarakan untuk menjawab berbagai tantangan yang kerap dihadapi Bum Desa dalam perkembangannya, mulai dari krisis identitas kelembagaan, keterbatasan publikasi, hingga belum optimalnya penyampaian informasi kepada para pemangku kepentingan.
Melalui forum tersebut, para peserta didorong untuk merumuskan strategi komunikasi yang lebih terarah, terbuka, dan inovatif agar kelembagaan ekonomi desa semakin dikenal serta mampu merajut hubungan emosional yang kuat dengan warga.
Menanggapi keikutsertaannya dalam forum tersebut, Kepala Desa Labuhan Burung Iwan Iskandar Putra menegaskan bahwa aspek penguatan komunikasi memegang peranan krusial bagi keberlangsungan Bum Desa agar mampu memberikan dampak positif secara nyata kepada masyarakat luas.
Ia menilai bahwa orientasi sebuah badan usaha milik desa tidak sekadar mengejar profit semata, melainkan bagaimana menumbuhkan legitimasi sosial.
“Bum Desa tidak hanya berbicara tentang usaha dan keuntungan, tetapi juga bagaimana membangun kepercayaan masyarakat. Komunikasi yang baik akan membuat masyarakat memahami peran Bum Desa, ikut mendukung, serta merasa memiliki terhadap setiap program dan usaha yang dijalankan,” ujar Iwan saat memberikan keterangan usai mengikuti kegiatan tersebut.
Lebih lanjut, Iwan menambahkan bahwa transformasi kelembagaan menuju entitas ekonomi yang profesional, transparan, dan dekat dengan warga mutlak memerlukan pemanfaatan media komunikasi secara kreatif.
Pihaknya optimistis, kekayaan potensi sumber daya alam dan manusia di Desa Labuhan Burung akan terakselerasi secara optimal apabila diimbangi oleh pola komunikasi publik yang mumpuni.
Melalui keikutsertaan dalam FGD ini, Pemerintah Desa Labuhan Burung berharap dapat mengadopsi wawasan baru dalam merumuskan pola komunikasi yang efektif.
Sinergi yang solid antara pemerintah desa, pengelola Bum Desa, dan masyarakat diyakini mampu menjadikan lembaga ini sebagai pilar utama kemandirian ekonomi desa yang berkelanjutan ke depan.
Penulis : Lutfi Ali / Penggiat Desa – Lokasi : (Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat)



