Mataram, Lingkar.news – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai mengalokasikan anggaran sebesar Rp70 miliar sebagai persiapan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Rencana penganggaran tersebut telah tertuang dalam dokumen Kebijakan Umum Anggaran APBD 2027 yang kini telah diajukan kepada DPRD NTB, Kamis (30/7/2026).
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) NTB, Nursalim, menjelaskan bahwa skema pendanaan ini dilakukan secara bertahap. Selain dalam rancangan APBD 2027, alokasi serupa juga direncanakan pada APBD Perubahan tahun 2026 sebesar Rp10 miliar.
“Anggaran untuk PON 2028 akan kita siapkan kembali di APBD Tahun 2028,” kata Nursalim.
Secara keseluruhan, Pemerintah Provinsi NTB memperkirakan kebutuhan dana untuk menyukseskan perhelatan olahraga nasional tersebut mencapai Rp100 miliar. Dengan total dana yang direncanakan baru mencapai Rp70 miliar, terdapat potensi kekurangan pembiayaan sebesar Rp30 miliar.
“Hitungan kami, masih kurang sekitar Rp30 miliar untuk pembiayaan dana PON 2028,” sebutnya.
Untuk menutupi celah anggaran tersebut, pihak Pemprov NTB berharap pemerintah pusat segera merealisasikan pencairan Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp616 miliar yang menjadi hak daerah.
“Mudah-mudahan nanti dengan masuknya uang itu (DBH) bisa masuk lagi kan,” ujar Nursalim.
Selain mengandalkan DBH, Pemprov NTB juga telah mengajukan permohonan tambahan anggaran sebesar Rp700 miliar kepada pemerintah pusat. Dana tersebut difokuskan untuk revitalisasi sejumlah arena olahraga yang sudah ada di NTB, termasuk GOR 17 Desember di Turida, Kota Mataram.
“Untuk menambal kebutuhan anggaran itu tentu kita menghendaki agar pemerintah pusat bisa memberikan persentase Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2027 lebih tinggi ke NTB,” katanya.
Nursalim menyebutkan bahwa Menteri Keuangan pada tahun 2027 telah menganggarkan dana TKD sebesar Rp90 triliun bagi 38 provinsi serta 500 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
“DBH-DBH kita yang tertunda kemarin mudah-mudahan bisa masuk semua,” tegasnya.
Sebagai kesimpulan, meskipun angka kebutuhan total masih dalam perhitungan teknis oleh KONI NTB, pemerintah daerah berkomitmen penuh menyediakan dana hibah untuk menjamin kesiapan sebagai tuan rumah PON 2028.
“Tapi, karena kita sudah ditunjuk sebagai tuan rumah, maka kami berkewajiban menyiapkan dana hibah PON 2028 kepada KONI,” katanya.
Pewarta: Ichan
Editor: Saiful Muhlis



