Mataram, Lingkar.news – Anggota Komisi V DPR RI, Mori Hanafi, mendesak pemerintah untuk segera mempercepat pembangunan jaringan irigasi pada sejumlah bendungan yang telah selesai dibangun. Langkah ini dinilai krusial agar manfaat infrastruktur tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan sektor pertanian.
Mori Hanafi menyoroti bahwa keterlambatan pembangunan jaringan irigasi telah menyebabkan fungsi bendungan menjadi tidak optimal, meskipun konstruksi utama bendungan telah rampung dikerjakan.
“Memang di beberapa bendungan, isu jaringan irigasi yang belum jadi banyak sekali. Tidak hanya di Bendungan Meninting yang baru saja diresmikan presiden,” ujar Mori Hanafi di Mataram, Senin (13/7/2026).
Sebagai bukti nyata, ia merujuk pada Bendungan Mila dan Bendungan Tanju di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). Menurutnya, Bendungan Tanju yang diresmikan sejak 2018 seharusnya mampu mengairi 2.200 hektare sawah, namun saat ini baru bisa melayani lebih dari 100 hektare lahan karena kendala irigasi.
Mori menjelaskan bahwa bendungan memiliki empat fungsi vital: pengendalian banjir, penyediaan air irigasi, sistem penyediaan air minum (SPAM), dan penyedia energi untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).
“Dari empat fungsi utama bendungan, baru pengendali banjir yang berjalan baik, sementara selebihnya belum optimal,” tegasnya.
Terkait Bendungan Meninting, Mori memperkirakan kebutuhan anggaran pembangunan jaringan irigasi mencapai Rp200 miliar hingga Rp250 miliar. Ia menekankan bahwa percepatan pembangunan ini penting dilakukan untuk mencegah potensi masalah sosial baru, seperti sengketa lahan.
“Kalau bisa jaringan irigasinya jangan lama-lama karena kalau begitu lama persoalannya makin banyak. Ini juga akan jadi pembahasan kami bersama Kementerian PU agar jaringan irigasinya bisa dipercepat,” ungkap Mori.
Sebagai kesimpulan, Mori menyarankan agar pemerintah lebih mengutamakan optimalisasi fungsi bendungan yang sudah ada daripada memprioritaskan pembangunan proyek bendungan baru.
“Saran kami optimalkan bendungan yang ada dulu daripada bangun bendungan baru, karena percuma bendungan banyak kalau jaringan irigasi nggak ada dan fungsinya tidak bisa dioptimalkan,” pungkasnya.
Pewarta: Ichan
Editor: Saiful Muhlis



