707 Koperasi Merah Putih di NTB Laksanakan RAT, Optimis Melampaui Target

Mataram, LINGKAR.NEWS – Dinas Koperasi dan UKM Nusa Tenggara Barat mencatat sebanyak 707 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sudah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

“Alhamdulillah, sampai dengan saat ini sudah 707 KDKMP sudah melaksanakan RAT atau 60 persen dari target nasional sampai akhir tahun 70 persen. Kita optimis bisa melampaui itu,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB, Wirawan Ahmad di Mataram, Kamis, 30/04/2026.

Ia menyebutkan dari total 1.166 KDKMP yang sudah terbentuk di NTB, sebanyak 121 koperasi sudah beroperasi. Bahkan, dari jumlah itu, beberapa koperasi sudah melaksanakan model bisnis dengan baik, salah satunya di Kelurahan Ampenan Utara, Kota Mataram.

“Itu koperasinya sudah terkoneksi dengan menjadi pemasok untuk program makan bergizi gratis (MBG). Ini lah yang kita harapkan semua KDKMP ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan untuk menyukseskan program nasional yang lain, seperti MBG dan sekolah rakyat,” terangnya.

Sementara untuk KDKMP yang sudah memiliki gerai sampai dengan saat ini tercatat sebanyak 19 koperasi. Namun menurut Wirawan, jumlah gerai tidak menjadi ukuran mutlak operasional KDKMP aktif atau tidak.

“Tidak jadi tolak ukur itu (gerai). Ini inisiatif atau keberanian dari pengurus koperasi untuk memulai usahanya. Karena RAT ini merupakan indikator aktif atau tidak aktif-nya koperasi. Alhamdulillah, untuk NTB sudah cukup baik,” ujar Wirawan.

Menurutnya, jumlah KDKMP NTB yang sudah terdaftar di Agrinas mencapai 510 koperasi.

“Itu yang sudah selesai masalah lahan, dan segala macamnya. Artinya, ada yang sudah selesai, dalam proses, dan ada yang baru memulai. Tapi, mereka sudah terdata dalam sistem Agrinas,” ucap Wirawan.

Wirawan optimis seluruh KDKMP yang sudah terbentuk di provinsi tersebut bisa berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan pemerintah.

“Nanti kita akan rapat koordinasi dengan seluruh kabupaten/kota bagaimana kita merumuskan model bisnis KDKMP itu, sehingga menjadi pendukung program nasional yang lain dan program prioritas daerah,” katanya. (LINGKAR NETWORK)