LOMBOK TENGAH, Lingkar.news – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyatakan sebanyak 15 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah tersebut telah rampung dibangun.
Kepala Dinas Koperasi dan UMK Lombok Tengah, Ikhsan, mengatakan pembangunan gerai KDKMP di sejumlah desa berjalan sesuai rencana, meski masih terdapat kendala di beberapa wilayah.
“Progres pembangunan gerai KDKMP di Lombok Tengah, ada 15 gerai KDKMP yang telah rampung,” kata Ikhsan, Sabtu (13/6/2026).
Ia menjelaskan, dari total 154 desa dan kelurahan, masih terdapat sembilan desa yang belum dapat memulai pembangunan gerai KDKMP karena terkendala ketersediaan lahan.
“Ada 9 desa yang belum bisa membangun gerai KDKMP karena kendala lahan,” ujarnya.
Untuk gerai yang telah selesai dibangun, Pemkab Lombok Tengah masih menunggu regulasi dari pemerintah pusat terkait operasionalisasi, termasuk distribusi sarana dan prasarana pendukung seperti kendaraan dan modal usaha.
“Kami masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat,” katanya.
Sementara itu, sejumlah pembangunan KDKMP lainnya dilaporkan telah mencapai progres 60 hingga 90 persen. Pemerintah daerah menyebut proses pembangunan tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Sebelumnya, Komando Distrik Militer (Kodim) 1620 Lombok Tengah menyatakan pembangunan gerai KDKMP juga melibatkan tenaga kerja lokal di setiap desa.
Dandim 1620 Lombok Tengah, Letkol Arm Karimmudfin Rangkuti, mengatakan pelibatan tenaga lokal dilakukan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat setempat, meski tetap melibatkan tenaga ahli di bidang konstruksi tertentu.
Menurutnya, tenaga ahli tetap diperlukan untuk memastikan standar pembangunan sesuai ketentuan teknis, termasuk penggunaan material bangunan yang seragam di seluruh lokasi.
“Jika di aturan pakai besi 10, semua harus menggunakan besi 10. Tidak boleh menggunakan besi 8. Itu contohnya,” ujar Karimmudfin.
Jurnalis: Ant
Editor: Basuki



