SUMBAWA, LINGKAR.NEWS – Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Road Show Zona II di Aula Kantor Desa Langam, Kecamatan Lopok, pada Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat konsolidasi internal pendamping desa, mematangkan persiapan perencanaan desa tahun 2027, serta mengoptimalkan revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di wilayah tersebut.
Rakor yang dihadiri oleh Koordinator Kabupaten (Korkab) TPP Sumbawa, Amir Ali, serta PIC Pengembangan Ekonomi Desa, Vivin Fitriyani, ini diikuti oleh seluruh Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) dari lima kecamatan, yakni Maronge, Lape, Lopok, Lantung, dan Ropang. Agenda ini merupakan bagian dari rangkaian road show di lima zona pendampingan di Kabupaten Sumbawa guna memastikan efektivitas pembinaan di tingkat desa.
Koordinator Kabupaten TPP Sumbawa, Amir Ali, menegaskan bahwa rakor ini menjadi instrumen krusial dalam menyamakan persepsi di tengah agenda strategis pembangunan desa. “Tahun 2026 merupakan momentum penting karena kita sedang menghadapi berbagai agenda strategis, mulai dari percepatan pemutakhiran Data Indeks Desa, penguatan tata kelola pemerintahan desa, hingga persiapan penyusunan dokumen Perencanaan Desa Tahun 2027,” ujar Amir dalam arahannya.
Amir menambahkan, pendamping desa dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas sebagai mitra strategis pemerintah desa. Ia berharap pendamping mampu memberikan solusi atas berbagai permasalahan di lapangan agar setiap program pembangunan berjalan akuntabel dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, PIC Pengembangan Ekonomi Desa, Vivin Fitriyani, menyoroti pentingnya revitalisasi BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Menurutnya, pendamping desa harus lebih intensif dalam membimbing pemerintah desa untuk mengelola unit usaha yang produktif dan adaptif. “Kami mendorong agar BUMDes berkembang menjadi lembaga ekonomi yang profesional, sehingga mampu mengoptimalkan potensi lokal dan meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes),” jelas Vivin.
Kepala Desa Langam, Sahuddin, menyambut baik pelaksanaan rakor tersebut di wilayahnya. Ia menilai kehadiran para pendamping desa memberikan energi positif bagi pemerintah desa dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini menghasilkan langkah strategis yang memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan TPP dalam mewujudkan pembangunan yang maju, mandiri, dan berkelanjutan,” tuturnya.
Penulis : Amir Ali (Pendamping Desa) – Lokasi : (Desa Langam, Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa)



