LOMBOK BARAT, LINGKAR.NEWS – Pemerintah Desa Kekait, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, menggelar Rembug Stunting Desa Tahun 2026 pada Rabu (20/8/2026).
Kegiatan ini difokuskan untuk membahas strategi penanganan 35 balita sasaran stunting serta menyusun langkah pencegahan yang akan diintegrasikan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan APBDes tahun anggaran 2027.
Berdasarkan data kesehatan per Juli 2026, sebanyak 35 balita sasaran stunting tersebar di delapan Posyandu di wilayah Desa Kekait.
Rinciannya, 6 balita di Posyandu Kembang Duren, 10 balita di Posyandu Cempaka, 4 balita di Posyandu Anggrek, 5 balita di Posyandu Mawar Melati, 1 balita di Posyandu Kamboja, 5 balita di Posyandu Pisang Mas 1, dan 4 balita di Posyandu Pisang Mas 2. Sementara itu, Posyandu Kelapa Gading tercatat nihil sasaran stunting.
Kepala Desa Kekait, Masjudin Dahlan, menegaskan bahwa penanganan stunting memerlukan kolaborasi lintas sektor yang kuat. Menurutnya, upaya ini tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja, melainkan harus menjadi gerakan kolektif.
“Stunting bukan hanya tanggung jawab sebagian orang, tapi komitmen kita bersama untuk pencegahan dan penanggulangannya,” ujar Masjudin dalam keterangannya.
Dalam rembug tersebut, sejumlah strategi intervensi disepakati, di antaranya penguatan pelayanan Posyandu, pemberian edukasi Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA), serta penambahan menu gizi khusus bagi balita sasaran.
Selain itu, koordinasi antara Pemerintah Desa, Puskesmas Gunungsari, dan pihak terkait akan ditingkatkan untuk memastikan pendampingan keluarga berjalan berkelanjutan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur BPD, perwakilan Kecamatan Gunungsari, Pendamping Desa, Kader Pembangunan Manusia (KPM), serta Kepala SPPG Desa Kekait I dan II. Total sasaran layanan gizi yang mencakup ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di desa tersebut saat ini mencapai 915 orang.
Seluruh hasil pembahasan ini nantinya akan menjadi dasar kebijakan strategis desa dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan.
Penulis : Junaedi / Jurnalis – Lokasi : (Desa Kekait, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat)



