Waspada! BMKG Prediksi Gelombang Tinggi 6 Meter Terjang Selat Lombok NTB

Mataram, Lingkar.news – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini mengenai potensi ancaman gelombang laut ekstrem yang diperkirakan mencapai ketinggian empat hingga enam meter di perairan bagian selatan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ketua Kelompok Kerja Observasi, Data, dan Informasi Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM), Ari Wibianto, memaparkan bahwa fenomena ini berkaitan erat dengan peningkatan kecepatan angin di wilayah perairan. Kondisi tersebut dipicu oleh adanya gradien tekanan udara yang cukup signifikan antara pusat tekanan udara tinggi di sekitar daratan Australia dengan tekanan udara yang relatif lebih rendah di wilayah Asia. Gradien tekanan yang kuat ini mendorong pergerakan angin kencang yang persisten di atas permukaan laut Indonesia bagian selatan, sehingga memicu pertumbuhan gelombang tinggi secara cepat.

Sebagai langkah antisipasi keselamatan, para nelayan tradisional serta operator jasa transportasi laut diimbau untuk sangat waspada, meninjau kembali jadwal pelayaran, serta terus memantau perkembangan cuaca ekstrem ini yang diperkirakan akan berangsur mereda dalam beberapa hari ke depan.

“Kondisi gelombang tidak konstan sepanjang hari dan mengikuti pola pergerakan angin,” ujarnya di Mataram, Senin (14/9/2026).

“Potensi gelombang tinggi ini diprakirakan masih dapat terjadi dalam dua hingga tiga hari ke depan, kemudian secara bertahap berangsur menurun,” kata Ari.

“Selalu pantau informasi cuaca maritim dan peringatan dini BMKG ZAM sebelum dan selama melakukan aktivitas di sekitar laut,” pungkas Ari.

Pewarta: Ichan
Editor: Saiful Muhlis